(Harian Terbit,10 Maret 2009), Asisten Dirjen FAO yabng menangani Departemen Kehutanan FAO, jan Heino, mengatakan, bahwa pengelolaan hutan yang berkelanjutan akan dapat menciptakan jutaan lowongan pekerjaan baru.
Peningkatan investasi disamping mampu menciptakan banyak lowongan pekerjaan,juga dapat mereduksi berkurangnya areal hutan sebagaimana yang terjadi dibanyak negara.
Comment:
Kita juga merasakan, hutan yang ditanami tanaman produktif seperti, karet, damar,rotan,nilam dan kemenyan dapat menampung banayk tenaga kerja dari sekor pemeliharaan, penanaman, pemungut hasil hingga pengolahan dst sampai hasil hutan itu siap dikonsumsi.
17 Maret 2009
14 Maret 2009
PENGGUNAAN PRODUK LOKAL DIPERLUAS
Haeian Merdeka 13 Maret 2009, menulis bahwa depatemen Perindustrian berencana memperluas jumlah pemakaian produk lokal bagi PNS/pegawai negeri sipil sebagai sasaran pertama.
etelah produk sepatu, Deperin akan memperluas hingga produk garmen/tekstil lokal hingga kendaraan dinas buatan dalam negeri
Comment:
Memang harus begitu langkahnya kalau Indonesia ingin menjadi negara yang maju. Coba kita lihat, mana ada negara maju didunia ini yang tidak menghargai produk dalam negerinya. Karena mengutamakan pemakaian pro
duk dalam negeri itu artinya: efisiensi, penghematan, pencotaan lapangan kerja dll
etelah produk sepatu, Deperin akan memperluas hingga produk garmen/tekstil lokal hingga kendaraan dinas buatan dalam negeri
Comment:
Memang harus begitu langkahnya kalau Indonesia ingin menjadi negara yang maju. Coba kita lihat, mana ada negara maju didunia ini yang tidak menghargai produk dalam negerinya. Karena mengutamakan pemakaian pro
duk dalam negeri itu artinya: efisiensi, penghematan, pencotaan lapangan kerja dll
06 Maret 2009
IMPORT PUPUK UREA TDK DIPERLUKAN
Harian Kompas 5 maret 2009, menulis bahwa pemerintah tidak perlu merealisasikan rencana impor pupuk urea, hal ini mengingat pemyerapan urea awal 2009 lebih rendah dari alokasi dan produksi Urea tahun ini dan diperkirakan melampaui kebutuhan pupuk bersubsidi sebanyak 5,5juta ton
Comment:
Buat apa ya import pupuk kimia.. buang buang devisa saja, pupuk organik dan kompos juga berlimpah didalam negeri dan hasilnya malah lebih bagus
Comment:
Buat apa ya import pupuk kimia.. buang buang devisa saja, pupuk organik dan kompos juga berlimpah didalam negeri dan hasilnya malah lebih bagus
KAYU RAKYAT POTENSIAL UNTUK INDUSTRI
Harian kompas 5 maret 2009 mencantumkan, hampir 70 persen bahan baku permebelan dan hutanan kerajinan berasal dari hutan rakyat.Kepala pusat informasi kehutanan, Departemen Kehutanan: Masyhud mengatakan: seluruh kayu produksi tanaman rakyat habis diserap pasar.
Dephut pun semakin gencar membagikan benih atau bibit pohon bernilai tinggi seperti; Jati,sengon, mahoni, mangga dan Durian sesuai dengan permintaan masyarakat. Indonesia sendiri memiliki 200 jenis pohon yang bernilai tinggi dan bisa menjadi bahan baku industri.
Harga kayu sengon di Jatim kini berkisar Rp 800000 - Rp 900000 permenter kubik
Harga kayu Jati, lebih mahal lagi, karena kayu Jati merupakan kayu favorit untuk Mebel dan Kerajinan, Walau berharga diatas rp 1,5 juta permeter kubik, kayu Jati sangat diminati konsumen
Besarnya penanaman kayu ekonomis oleh masyarakat beragam:
Dephut pun semakin gencar membagikan benih atau bibit pohon bernilai tinggi seperti; Jati,sengon, mahoni, mangga dan Durian sesuai dengan permintaan masyarakat. Indonesia sendiri memiliki 200 jenis pohon yang bernilai tinggi dan bisa menjadi bahan baku industri.
Harga kayu sengon di Jatim kini berkisar Rp 800000 - Rp 900000 permenter kubik
Harga kayu Jati, lebih mahal lagi, karena kayu Jati merupakan kayu favorit untuk Mebel dan Kerajinan, Walau berharga diatas rp 1,5 juta permeter kubik, kayu Jati sangat diminati konsumen
Besarnya penanaman kayu ekonomis oleh masyarakat beragam:
MASS MEDIA TRAINING
Tujuan:
Mempersiapkan para siswa SLTA, mhs D3, dan mahasiswa S1, yang berminat memperoleh kompetensi dan ketrampilan kerja ,serta membina karir sesudah studi formalnya usai, dibidang media tulis seperti:
Koran, Majalah,tabloid,perusahaan Penerbit Buku
Materi Pelatihan:
Tehnik mencari berita yang layak, cara meliput,tehnik wawancara,menulis naskah, dan mengedit naskah
Pengajar:
Seorang Pemimpin Redaksi Senior, yang sudah berpengalaman lebih dari 30 tahun dengan pengalaman memimpin dan mengelola: Majalah Wanita, Majalah politik dan ekonomi, Budaya dan seni, dan Tabloid Wanita
Pe3serta yang berminat harap hubungi:
Herit Nasution
Hp: 021-93309716/0813 19055339
Mempersiapkan para siswa SLTA, mhs D3, dan mahasiswa S1, yang berminat memperoleh kompetensi dan ketrampilan kerja ,serta membina karir sesudah studi formalnya usai, dibidang media tulis seperti:
Koran, Majalah,tabloid,perusahaan Penerbit Buku
Materi Pelatihan:
Tehnik mencari berita yang layak, cara meliput,tehnik wawancara,menulis naskah, dan mengedit naskah
Pengajar:
Seorang Pemimpin Redaksi Senior, yang sudah berpengalaman lebih dari 30 tahun dengan pengalaman memimpin dan mengelola: Majalah Wanita, Majalah politik dan ekonomi, Budaya dan seni, dan Tabloid Wanita
Pe3serta yang berminat harap hubungi:
Herit Nasution
Hp: 021-93309716/0813 19055339
Langganan:
Postingan (Atom)
